
KUTIPAN – Potensi rumput laut di wilayah perairan Kabupaten Lingga mulai dilirik investor. Dua perusahaan, PT Zafira Agri Perkasa dan PT Kebula, berencana mengembangkan budidaya rumput laut secara besar-besaran di sejumlah titik strategis.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan. Selain itu, pengembangan juga direncanakan akan diperluas hingga Pulau Busung.
Tenaga Ahli Kelautan dari PT Zafira Agri Perkasa, Muzahar, mengatakan pihaknya melihat potensi besar Lingga sebagai sentra budidaya rumput laut di Kepulauan Riau.
“Kita berencana juga mengembangkan ini di Pulau Busung sehingga upaya pengembangan rumput laut ini jadi potensi kelautan Lingga yang besar ini menjadi sentra pengembangan rumput laut di Kepulauan Riau,” ujar Muzahar saat meninjau budidaya rumput laut di Pulau Lalang, Minggu (12/4/2026).
Sementara itu, PT Kebula yang sebelumnya telah lebih dulu melakukan budidaya rumput laut di Pulau Lalang dengan melibatkan masyarakat setempat, kini bersiap memperluas kerja sama.
Diektur PT Kebula, Sinta Putri Bestari, menegaskan bahwa kolaborasi dengan PT Zafira akan mempercepat pengembangan sektor ini.
“Kedepan kami dari Kebula bersama Zafira akan mengembangkan budidaya rumput laut kita bersinergi untuk mengembangkan rumput laut di Lingga lebih besar lagi,” kata Sinta.
Tak hanya fokus pada produksi, kedua perusahaan juga memiliki target besar untuk menembus pasar ekspor internasional.
“Sehingga kita bisa melakukan ekspor rumput laut dari Lingga ke Korea dan China,” ungkapnya.
Sinta optimistis, jika kolaborasi ini berjalan sesuai rencana, maka dampak ekonomi bagi masyarakat akan sangat signifikan.
“Ini akan berdampak ekonomi signifikan pada masyarakat karena pastinya akan membuka lapangan pekerjaan yang cukup banyak baik itu untuk bapak-bapak maupun ibu-ibu,” jelasnya.
Laporan: Ino/Dito Editor: Fikri




