
KUTIPAN – Gairah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, kembali menggeliat setelah bazar yang sebelumnya terpisah kini disatukan dalam satu kawasan.
Bazar UMKM yang berlokasi di lapangan Implasemen Timah Dabo Singkep kini menjadi pusat keramaian baru bagi masyarakat. Kondisi ini berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah pengunjung dan penjualan para pelaku usaha.
Sebelumnya, bazar UMKM di Dabo Singkep sempat terbagi menjadi dua kelompok, yakni tenda biru dan tenda merah yang berada di lokasi berbeda. Hal tersebut membuat konsentrasi pembeli terpecah dan berdampak pada penurunan omzet pedagang.
Namun sejak disatukan kembali, aktivitas jual beli mulai menunjukkan peningkatan signifikan, terutama saat akhir pekan.
Salah satu pelaku UMKM, Topik Daeng, mengaku bersyukur atas kondisi tersebut. Ia menyebut penjualan kini mulai kembali normal dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, gairah jual beli perlahan kembali normal. Untuk malam ini penjualan mencapai tiga papan telur ayam, yang sebelumnya hanya satu papan,” ujar Topik belum lama ini.
Menurutnya, peningkatan ini terasa jelas terutama pada malam Minggu. Ia menyebut suasana yang sebelumnya cenderung sepi kini berubah menjadi ramai pengunjung yang datang untuk berbelanja sekaligus menikmati hiburan.
Tak hanya pedagang, pengunjung juga merasakan dampak positif dari penyatuan bazar UMKM tersebut.
Salah satu pengunjung mengaku senang dengan kondisi terbaru ini. Ia menilai keberadaan bazar dalam satu titik memudahkan masyarakat dalam mencari berbagai jenis makanan.
“Senang sekarang UMKM di satu tempat, jadi gampang cari makanan dan lebih ramai,” katanya.
Bazar UMKM Dabo Singkep sendiri menawarkan beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Selain itu, tersedia juga makanan tradisional khas Melayu Lingga yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Tak hanya kuliner, kawasan bazar juga dilengkapi dengan sarana permainan anak dari berbagai usia, sehingga menjadikannya sebagai destinasi hiburan keluarga di malam hari.
Para pelaku UMKM pun berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan dan semakin berkembang ke depannya.




