
KUTIPAN – Pasukan Marinir 1 (Pasmar 1) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pembentukan Komponen Cadangan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada tahun 2026.
Kesiapan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan negara yang bersifat semesta dengan melibatkan seluruh potensi nasional, termasuk sumber daya manusia dari sektor pemerintahan.
Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel kesiapan pemberangkatan calon Komponen Cadangan yang digelar di Lapangan Silang Monas, Senin (13/04/2026).
Para calon Komponen Cadangan tersebut nantinya akan menjalani pendidikan dan pembentukan karakter di Satuan Pendidikan Brigade Infanteri 1 (Brigif 1) Pasmar 1.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Teritorial Komandan Pasmar 1 (Aster Danpasmar 1) Kolonel Marinir Ernesta Ardend Brahmana yang mewakili Komandan Pasmar 1 Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek pendukung.
Mulai dari sarana pelatihan, tenaga instruktur, hingga kurikulum pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan dasar militer bagi ASN.
“Pasmar 1 siap berperan aktif dalam proses pembentukan Komponen Cadangan ASN Kemhan tahun 2026. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Ernesta dalam keterangannya.
Program Komponen Cadangan ini merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam sistem pertahanan negara.
ASN sebagai bagian dari unsur pendukung diharapkan mampu menjadi kekuatan tambahan yang siap digerakkan sewaktu-waktu dalam menghadapi ancaman, baik militer maupun non-militer.
Dengan keterlibatan ASN dalam Komponen Cadangan, diharapkan sistem pertahanan negara Indonesia semakin kuat dan siap menghadapi berbagai dinamika ancaman di masa mendatang.




