
KUTIPAN β Tim survei dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI turun langsung ke Kabupaten Lingga.
Selama lima hari, mulai Kamis hingga Senin (9β14 April 2026), tim melakukan survei di 15 desa dan kelurahan sebagai calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut usulan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kabupaten Lingga terkait program strategis nasional di sektor perikanan.
Kepala Dinas Perikanan Lingga, Sutarman, mengungkapkan bahwa tim DJPT dibagi menjadi tiga kelompok saat melakukan survei.
βTim terbagi menjadi tiga, masing-masing melakukan survei di 4 sampai 5 desa,β kata Sutarman, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan, survei ini menyasar sejumlah lokasi calon KNMP untuk periode 2026 hingga 2029.
βTim turun langsung ke sejumlah lokasi calon KNMP tahun 2026 sampai dengan 2029,β ujarnya.
Sutarman juga membeberkan bahwa usulan program ini sudah disampaikan sejak September 2025 lalu.
Kala itu, Gubernur Kepulauan Riau bersama para bupati dan wali kota se-Kepri melakukan audiensi dengan DJPT KKP RI.
Dalam pertemuan tersebut, kata Sutar, Kabupaten Lingga mengusulkan sebanyak 28 desa dan kelurahan sebagai calon Kampung Nelayan Merah Putih.
Namun, setelah melalui proses verifikasi dan validasi oleh DJPT, hanya 17 desa dan kelurahan yang dinyatakan layak untuk dilakukan survei lokasi.
βBerdasarkan hasil verifikasi dan validasi oleh DJPT, sebanyak 17 desa dan kelurahan ditetapkan untuk dilakukan survei lokasi di Kabupaten Lingga,β jelasnya.
Sutarman menegaskan, usulan ini diharapkan mendapat persetujuan dari KKP dan juga Presiden RI, Prabowo Subianto.
Adapun 15 lokasi yang disurvei meliputi Desa Posek, Desa Tajur Biru, Desa Penube, Desa Tanjung Kelit, Desa Belungkur, Desa Mepar, Kelurahan Berlian, Kelurahan Pancur, Desa Penaah, Desa Sungai Pinang, Desa Tanjung Lipat, Desa Sekanah, Desa Mensanak, Desa Benan, dan Desa Pekajang.
Selain itu, terdapat dua desa yang diusulkan sebagai kampung budidaya, yakni Desa Tinjul (Singkep Barat) dan Desa Temiang (Temiang Pesisir).
Menurut Sutarman, program KNMP menjadi harapan besar bagi masyarakat pesisir di Lingga.
βProgram Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi harapan besar bagi nelayan dan masyarakat Kabupaten Lingga, sesuai dengan kultur wilayah pesisir dengan mayoritas masyarakatnya nelayan,β pungkasnya.(Dito)




