
KUTIPAN – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura menghadiri kegiatan Bantuan Amal Jalinan Kasih 3 Negara yang digelar di Moro, Kabupaten Karimun, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan komunitas Sahabat Dua Roda, klub pemotoran, serta Persilatan Bima Sakti, dengan peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi antar komunitas, tetapi juga mencerminkan kuatnya solidaritas lintas negara.
“Kegiatan ini bukan hanya pertemuan komunitas semata, tetapi menjadi bukti nyata semangat persaudaraan yang dibangun lintas negara. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang ditunjukkan patut menjadi contoh bagi masyarakat luas,” ujar Nyanyang.
Ia menyebut, kegiatan amal seperti ini memiliki arti penting dalam mempererat hubungan silaturahmi antarnegara sahabat, sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Momentum ini sangat berarti dalam mempererat hubungan antarbangsa dan memperkuat kerja sama yang harmonis. Ke depan, jalinan seperti ini harus terus kita jaga demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta hubungan antarbangsa.
Nyanyang berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Karimun Iskandarsyah, Kapolres Karimun Yunita Stevani, serta penggagas Jalinan Kasih 3 Negara Tok Ayah Sumli bin Ismail bersama rombongan dari Malaysia dan Singapura.
Selain itu, hadir pula sejumlah kepala OPD, Camat Moro Andri Wiranata, para lurah dan kepala desa, tokoh masyarakat, alim ulama, hingga pemuda setempat yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.***
Laporan: Rika Editor: Fikri




