
KUTIPAN – Kabar baik datang bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Lingga. Sebanyak 15 desa di 11 kecamatan mulai disurvei tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai calon lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Program ini merupakan salah satu prioritas nasional untuk mendorong kesejahteraan nelayan serta menata kawasan pesisir menjadi lebih modern dan produktif.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, Sutarman, mengatakan tim survei dibagi menjadi tiga kelompok.
“Tim terbagi tiga, masing-masing tim melakukan survei sebanyak empat sampai lima desa,” kata Sutarman, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Lingga sudah disampaikan sejak September 2025 lalu.
Saat itu, Gubernur Kepulauan Riau bersama bupati dan wali kota se-Kepri melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI.
Dalam audiensi tersebut, Kabupaten Lingga mengusulkan 28 desa dan kelurahan sebagai calon lokasi.
“Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi DJPT, sebanyak 17 desa dan kelurahan masuk tahapan survei lokasi di Kabupaten Lingga,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap usulan itu mendapat persetujuan pemerintah pusat hingga Presiden Prabowo Subianto agar program segera terealisasi.
Daftar 15 Desa yang Disurvei
Berikut lokasi yang saat ini masuk survei lapangan:
- Desa Posek
- Desa Tajur Biru
- Desa Penube
- Desa Tanjung Kelit
- Desa Belungkur
- Desa Mepar
- Kelurahan Berlian
- Kelurahan Pancur
- Desa Penaah
- Desa Sungai Pinang
- Desa Tanjung Lipat
- Desa Sekanah
- Desa Mensanak
- Desa Benan
- Desa Pekajang
Dua Desa Diusulkan Jadi Kampung Budidaya
Selain KNMP, dua wilayah lain diusulkan sebagai kampung budidaya perikanan, yakni:
- Desa Tinjul
- Desa Temiang
Tim KKP Jelaskan Fokus Survei
Anggota tim survei KKP RI, Umamah, menjelaskan survei dilakukan untuk memastikan kesiapan wilayah.
“Surveinya meliputi kondisi dan status lahan, kondisi sosial, ekonomi, potensi perikanan, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan perikanan,” katanya.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri dirancang untuk mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan hunian modern, produktif, dan terintegrasi.
Laporan: Ino/Dito Editor: Fikri




