
KUTIPAN – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kesiapan pasokan bahan bakar pesawat (avtur) guna mendukung operasional penerbangan selama periode mudik Ramadan dan Idulfitri 2026.
Melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, pengawasan terhadap stok dan distribusi avtur dilakukan secara intensif agar kebutuhan penerbangan tetap terpenuhi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi A. Sumampouw, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjaga ketersediaan avtur seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi udara selama musim mudik.
“Pertamina memastikan pasokan avtur di sejumlah bandara utama tetap aman sehingga operasional penerbangan dapat berjalan optimal selama Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, kami juga memastikan kesiapan fasilitas, armada, serta personel untuk mendukung pelayanan bahan bakar pesawat,” ungkap Fahrougi.
Distribusi avtur di wilayah Sumbagut saat ini ditopang oleh lima Aviation Fuel Terminal (AFT), yaitu AFT Kualanamu di Deli Serdang, AFT Hang Nadim di Batam, AFT Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, AFT Minangkabau di Padang, serta AFT Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh.
Selama masa Satgas RAFI 2026, seluruh infrastruktur operasional, mulai dari armada pengisian bahan bakar (refueller), kapasitas penyimpanan, hingga kesiapan petugas, telah dipersiapkan secara optimal.
Berdasarkan proyeksi, kebutuhan avtur selama periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan konsumsi normal, seiring lonjakan aktivitas penerbangan.
Puncak kebutuhan diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Idulfitri, sedangkan arus balik diperkirakan mencapai titik tertinggi pada 24 Maret 2026 (H+3).
Selain kesiapan pasokan, Pertamina juga menaruh perhatian pada aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh fasilitas AFT. Berbagai langkah antisipasi darurat telah disiapkan, seperti penyediaan ambulans, perlengkapan pemadam kebakaran, oil spill kit, serta koordinasi dengan otoritas bandara dan fasilitas kesehatan guna memastikan operasional berlangsung aman dan andal.
Manager Corporate Operation & Services (COS) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wawan Hermawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan aviasi yang berkualitas tinggi.
“Kami terus mengedepankan pelayanan yang profesional dan andal bagi seluruh maskapai, dengan mengacu pada prinsip Five Zero PAv-Excellence, yaitu Zero Accident, Zero Off-spec, Zero Tolerance, Zero Delay, dan Zero Mistake sebagai standar utama dalam mendukung keselamatan serta kelancaran penerbangan,” jelas Wawan.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan distribusi avtur guna menunjang kelancaran transportasi udara selama Ramadan dan Idulfitri. Hal ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan layanan energi terbaik bagi masyarakat.




