
KUTIPAN – Penemuan jasad seorang wanita yang terkubur dangkal di belakang rumah warga di wilayah Setajam tak jauh dari SMA Negeri 2 Singkep, Kecamatan Singkep di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, pada Selasa (28/4/2026) mengundang perhatian publik.
Jasad tersebut ditemukan tak jauh dari kediaman Zakaria alias Jaka, yang diketahui merupakan suami korban, Syafitri Yana.
Kakak kandung Jaka, Suarman alias Nanang, mengungkapkan kronologi komunikasi terakhirnya dengan sang adik sebelum pria tersebut tak lagi bisa dihubungi.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 28 April 2026. Saat itu, Nanang tengah berada di Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, ketika menerima telepon dari anaknya.
“Dapat telepon dari Dabo waktu itu posisi saya di Marok Tua oleh Rey. Pak ada penemuan mayat di belakang rumah om Jaka, langsung sesak napas saya,” ujar Nanang saat ditemui wartawan di TPU Telek, Kamis (30/4/2026).
Nanang mengaku langsung menanyakan jenis kelamin jasad tersebut. Namun, sambungan telepon sempat terputus.
Beberapa menit kemudian, ia kembali mendapat kabar bahwa jasad tersebut berjenis kelamin perempuan.
“Selang 5 menit telepon balik, perempuan katanya. Kuat saya menduga itu (mayat) istri dia, karena sebelum itu dia (Jaka) cekcok sama istrinya,” katanya.

Kecurigaan itu membuat Nanang segera menghubungi Jaka. Ia meminta adiknya untuk pulang dan menghadapi situasi yang terjadi.
“Saya suruh balik dia, jadi waktu saya suruh balik itu, dia bilang itu bukan aku pelaku,” ucap Nanang.
Namun, Nanang tidak begitu saja percaya. Ia kembali menegaskan kepada Jaka untuk bertanggung jawab.
“Kalau bukan kau siapa lagi, balik, selesaikan masalah ini, saya bilang, tutup telepon,” ujarnya.
Usai percakapan tersebut, Nanang langsung bergegas kembali. Ia juga mengaku sempat dihubungi oleh pihak kepolisian.
Namun di tengah perjalanan dari Marok Tua, Nanang kembali menghubungi Zakaria alias Jaka, namun nomornya tidak lagi dapat dihubungi.
“Saya bergegas balik, karena waktu itu saya ditelepon oleh polisi. Sepanjang jalan saya komunikasi ternyata nomor dia sudah tidak aktif lagi. Kuat dugaan bahwa itu dia pelaku,” ungkapnya.
Hingga kini, keberadaan Jaka belum diketahui dan yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penemuan jasad wanita tersebut.
Laporan: Ino/Dito Editor: Fikri




