
KUTIPAN – Asal usul kapal cargo KM Polo yang ditemukan terdampar di perairan Pekajang Besar, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, akhirnya terungkap.
Kapal tersebut diketahui berasal dari Taiwan dan hanyut hingga masuk ke wilayah perairan Indonesia setelah mengalami kerusakan mesin dan dihantam badai.
Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep, Hendro Wicaksono, membenarkan informasi tersebut saat ditemui di Mako Lanal Dabo Singkep, Jumat (2/1/2026).
“Kapal itu dari Taiwan, dalam perjalanan, kapal mengalami kerusakan mesin dan menghadapi badai di laut,” ungkap Hendro Wicaksono saat ditemui.
Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada 8 November 2025 saat kapal berangkat dari Taiwan. Sehari kemudian, tepatnya 9 November 2025, kapal mengalami gangguan mesin serius dan terjebak badai topan Fung-Wong.

Dalam kondisi darurat tersebut, enam awak kapal mengirimkan sinyal SOS. Tim penyelamat kemudian diterjunkan dan mengevakuasi seluruh awak menggunakan helikopter Black Hawk.
“Keenam awak kapal yang merupakan warga negara Indonesia,” kata Danlanal.
Sejak saat itu, KM Polo hanyut mengikuti arus laut hingga akhirnya tersangkut di atas karang di perairan Pekajang Besar, Kabupaten Lingga.
Dalam pemeriksaan lanjutan oleh tim gabungan TNI AL Dabo Singkep, ditemukan 10 kontainer di dalam kapal tersebut.
Dari jumlah itu, lima kontainer berisi daging yang telah membusuk, satu kontainer terbuka berisi tali dan karung, sementara empat kontainer lainnya dalam kondisi kosong.
Saat ini, kapal masih berada di lokasi dan tersangkut di karang. Pihak TNI AL mengimbau masyarakat agar tidak mendekati kapal tersebut demi keselamatan, sembari menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait.





