KUTIPAN – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah sembako di Lapangan Volly Pulau Panjang, Dusun II Desa Busung Panjang, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah itu merupakan bentuk upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Pasar murah tersebut terselenggara melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lingga dan PT Growa Indonesia.
Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diiringi kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Lingga melihat kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Makanya sekarang ini bagaimana ekonomi di tengah-tengah masyarakat harus stabil,” kata Novrizal.
Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah adalah menghadirkan pasar murah bersubsidi bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau.
“Untuk itu kami Pemda bekerja sama dengan PT Growa. Rata-rata paket sembako ini disubsidi lebih kurang 30 persen dari harga pasar, ini semua untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pasar murah tidak hanya dilaksanakan di Busung Panjang, tetapi juga menyasar wilayah kepulauan lainnya di Kabupaten Lingga.

“Ini tidak hanya di Busung Panjang saja kami laksanakan, tapi juga di Kepulauan Posek, nanti kami juga beralih ke gugusan Pulau Senayang,” ungkapnya.
Novrizal menyebutkan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat Lingga, termasuk yang tinggal di pulau-pulau terluar, mendapatkan perhatian dan bantuan yang sama.
“Kami menjangkau masyarakat yang ada di pulau-pulau, jangan sampai ada kecemburuan. Yang biasanya dibuat hanya di Daik dan Dabo, untuk itu kami juga menjangkau masyarakat yang ada di pulau-pulau,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat di wilayah kepulauan juga membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Yang di pulau-pulau itu juga masyarakat Lingga yang perlu disentuh dan dibantu untuk stabilitas ekonomi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Novrizal mengatakan TPID Kabupaten Lingga tidak hanya menggandeng PT Growa Indonesia, tetapi juga bekerja sama dengan berbagai pihak demi membantu masyarakat memperoleh sembako murah.
“Tim Pengendalian Inflasi Daerah ini tidak hanya bekerja sama dengan PT Growa saja, tapi juga dengan berbagai pihak, tujuannya agar masyarakat terbantu mendapatkan sembako yang murah,” tuturnya.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, lanjut Novrizal, pemerintah tetap berkomitmen menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Harapan kami ke depannya, dengan kondisi ekonomi masyarakat dan keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya bekerja sama dengan pihak-pihak swasta yang tujuannya untuk membantu masyarakat,” katanya.
“Ini salah satu wujud kami pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Harapan kami dengan adanya pasar murah sembako ini dapat membantu masyarakat di sini,” sambungnya.
Kegiatan pasar murah tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Busung Panjang yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.
Laporan: Dito Editor: Fikri




