KUTIPAN – Polres Lingga terus memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Saat ini, terdapat tiga dapur SPPG yang telah berjalan di bawah pengelolaan Polres Lingga, yakni SPPG Singkep, SPPG Daik, dan SPPG Singkep Barat.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala Martua Nababan mengatakan, ke depan pihaknya juga akan menambah layanan SPPG di wilayah Lingga Utara dan Singkep Pesisir guna memperluas jangkauan penerima manfaat program MBG.
“SPPG yang dikelola oleh Polres Lingga itu ada tiga, yang pertama SPPG Singkep, kedua SPPG Daik, dan yang ketiga SPPG Singkep Barat,” ujar AKBP Pahala Martua Nababan saat diwawancarai, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan SPPG tidak hanya menjadi sarana pemenuhan gizi masyarakat, namun juga membuka peluang ekonomi bagi warga setempat, khususnya kelompok tani dan pelaku usaha kecil di desa.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan bahan pokok untuk operasional dapur SPPG menjadi tantangan bersama yang harus dikelola secara kolaboratif.

“Untuk memenuhi bahan pokok, ini tantangan kita bersama. Kami juga sudah berkomunikasi dengan para kepala desa, camat dan door to door kepada masyarakat bahwa salah satu manfaat kehadiran SPPG ini, siapapun masyarakat ataupun poktan dapat mendistribusikan ataupun menjual bahan baku untuk digunakan dan dikelola oleh SPPG,” katanya.
Kapolres Lingga menyebutkan, penerima manfaat program MBG di wilayah Singkep Barat cukup beragam. Tidak hanya pelajar, tetapi juga kelompok rentan seperti ibu menyusui dan lansia. Belum lama ini Polres Lingga meresmikan SPPG di Singkep Barat.
“Penerima MBG di Singkep Barat bervariasi, ada anak SMA, SMP, SD kemudian ada juga ibu menyusui, lansia dari Posyandu,” ungkapnya.
Dalam mendukung operasional tiga dapur SPPG tersebut, Polres Lingga juga memberdayakan sekitar 120 relawan yang direkrut dengan memprioritaskan masyarakat lokal.
Keberadaan relawan dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar.
Program MBG melalui SPPG di Kabupaten Lingga diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
Laporan: Seka | Editor: Fikri




