KUTIPAN – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad mengapresiasi peran driver online sebagai garda terdepan dalam menjaga citra positif Kota Batam di mata wisatawan.
Hal tersebut disampaikan Amsakar saat menerima audiensi Perwakilan Driver Online Batam di Marketing Centre, Selasa (12/5/2026) siang.
Menurut Amsakar, para pekerja informal khususnya driver online memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata Batam. Sebab, mereka menjadi pihak yang langsung berinteraksi dengan wisatawan sejak pertama kali datang ke kota tersebut.
Ia menilai, pelayanan yang baik dari driver online mampu memberikan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Rekan-rekan ini sebenarnya menjadi bagian penting dan corong dalam menyampaikan hal-hal baik tentang Batam kepada para wisatawan,” kata Amsakar Achmad.
Data yang dihimpun menunjukkan tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam mengalami peningkatan signifikan pada awal tahun 2026.
Hingga Februari 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat mencapai 257.928 orang atau meningkat sebesar 25,43 persen dibandingkan periode yang sama pada Februari 2025.
Amsakar menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak, termasuk para pengemudi transportasi online yang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata Batam.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mengapresiasi berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan para driver online terkait kondisi transportasi digital saat ini.
Ia berharap terbitnya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online dapat membawa perubahan positif bagi kesejahteraan para pengemudi di seluruh Indonesia.
“Kabar baiknya dengan kebijakan Bapak Presiden melalui Perpres itu, mudah-mudahan akan ada perubahan secara nasional dan Batam akan mengawal kebijakan itu,” ujarnya.
Selain itu, Amsakar menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif di Batam melalui komunikasi harmonis antara perusahaan aplikator, pengemudi, dan pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak diperlukan untuk menciptakan solusi yang adil sekaligus menjaga stabilitas sektor transportasi digital di Batam.
“Saya harapkan dukungan dari rekan-rekan untuk bersama menjaga kondusifitas dan keharuman nama kota Batam,” harapnya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Batam Yusfa Hendri, Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaludin, serta Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono.
Laporan: Yuyun Editor: Fikri




