KUTIPAN – Seorang santri di Pondok Pesantren Darul Iman, Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an di usia 16 tahun. Keberhasilan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi pesantren maupun keluarga santri tersebut.
Santri bernama Chazaldy Isfhan Nazogy itu menyelesaikan hafalan Al-Qur’annya pada Oktober 2025 lalu. Capaian tersebut diungkapkan dalam acara pelepasan atau Hablum Ta’aruf santri kelas 6 aliyah Pondok Pesantren Darul Iman yang digelar pada Sabtu (16/5/2026).
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman, Muliadi mengatakan keberhasilan santri dalam menghafal Al-Qur’an tidak lepas dari dukungan orang tua serta lingkungan pesantren yang memberikan keleluasaan bagi santri untuk menyetor hafalan.
“Jadi santri ini selain didukung kegiatannya oleh orang tua, pesantren juga memberikan keleluasaan untuk menyetor hafalan. Alhamdulillah Oktober 2025 kemarin selesai hafalannya 30 juz,” kata Muliadi saat diwawancarai.

Menurutnya, konsistensi dan kedisiplinan menjadi faktor utama dalam proses menghafal Al-Qur’an. Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya di Pondok Pesantren Darul Iman.
Sementara itu, Chazaldy Isfhan Nazogy mengaku mulai dibimbing menghafal Al-Qur’an sejak usia taman kanak-kanak oleh kedua orang tuanya.
“Alhamdulillah saya menyelesaikan hafalan 30 juz ini. Sejak saya TK sudah dibimbing langsung oleh orang tua agar saya jadi hafidz Qur’an,” ujarnya.
Remaja berusia 16 tahun itu juga membagikan rutinitas yang dijalaninya setiap hari dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

“Dari bangun tidur habis salat subuh itu saya langsung membaca Al-Qur’an sekitar 30 menit. Setelah salat dzuhur saya juga membaca Al-Qur’an, Ashar, Maghrib dan Isya begitu juga. Setiap habis salat saya membaca Al-Qur’an selama 30 menit,” ungkapnya.
Tak berhenti sampai di situ, Chazaldy mengatakan dirinya ingin terus mempelajari isi kandungan Al-Qur’an lebih dalam lagi.
“Saya ingin mempelajari dan lebih memahami isinya lebih dalam,” tutupnya.
Keberhasilan Chazaldy menjadi hafidz 30 juz di usia muda pun mendapat apresiasi dari para guru dan wali santri yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Laporan: Dito/Ino | Editor: Fikri




