KUTIPAN – Dalam rangkaian hari kedua kunjungan kerja Panglima Komando Armada I di Kabupaten Natuna, Ketua Gabungan I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Putri Haris Bima didampingi Ketua Jalasenastri Cabang 11 Gabungan 1 Ny. Nanin Arfi Nurlan beserta rombongan melaksanakan sejumlah kegiatan sosial, edukatif, dan peninjauan UMKM di wilayah jajaran Guspurla Koarmada I, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan diawali dengan rombongan meninjau PAUD Teratai. Disana rombongan disambut meriah oleh para siswa melalui penampilan yel-yel dan Tari Pacu. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan mewarnai bersama, permainan praktik sains, foto bersama, serta pemberian bingkisan kepada anak-anak PAUD.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Haris Bima menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para guru dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan menyenangkan.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapat perhatian dan pendidikan terbaik sejak usia dini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi serta menambah semangat belajar anak-anak di Natuna,” ujarnya.
Usai dari PAUD Teratai, rombongan melanjutkan kegiatan menuju sentra UMKM Ranai untuk meninjau proses pembuatan produk khas Natuna. Di lokasi tersebut, rombongan menyaksikan langsung demonstrasi pembuatan Kerupuk Atom dan Ikan Salai yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat setempat.
Ny. Putri Haris Bima juga mengapresiasi kreativitas para pelaku UMKM Natuna yang terus mempertahankan produk lokal daerah.

“Produk-produk UMKM Natuna memiliki kualitas dan ciri khas tersendiri. Saya berharap usaha masyarakat ini terus berkembang sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah sekaligus memperkenalkan potensi Natuna lebih luas lagi,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Adeleo. Ditempat tersebut, rombongan melihat demonstrasi pembuatan Kernas serta mengunjungi Stand Kopi Piwang yang menampilkan produk kopi lokal Natuna.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Dekranasda Natuna
Di lokasi itu, Ny. Putri Haris Bima beserta rombongan meninjau kerajinan tangan khas daerah seperti anyaman tempat tisu dan gantungan kunci berbahan rotan hasil karya pelaku UMKM lokal.
“Kerajinan tangan seperti ini perlu terus didukung karena menjadi bagian dari identitas budaya daerah sekaligus memiliki nilai ekonomi yang baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Setelah seluruh rangkaian peninjauan selesai, rombongan melaksanakan makan siang bersama di Cak Kirun sebelum kembali menuju Hotel Jelita Sejuba. Dalam perjalanan, rombongan sempat singgah di Mess Tjiptadi untuk melaksanakan foto bersama.
Laporan: Redaksi | Editor: Afrizal




