
KUTIPAN – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Abdul Rahman, mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Retreat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang digelar di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Lembang, Jawa Barat, pada 6 hingga 9 Januari 2026.
Kegiatan strategis tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Raker dan Retreat mengusung tema “Kuatkan Jiwa, Tingkatkan Solidaritas Menuju Basarnas Tangguh dan Terdepan”, serta dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Basarnas se-Indonesia.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pembinaan, mulai dari latihan kebugaran, ketangkasan, kepemimpinan, hingga pembinaan mental melalui kegiatan lintas alam, api semangat bela negara, serta pembinaan spiritualitas.
Seluruh kegiatan dirancang untuk membangun kekompakan, daya juang, dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Tidak hanya Kepala Kantor SAR Natuna, kegiatan ini juga diikuti oleh Kepala Urusan Umum serta seluruh Kepala UPT Basarnas dari berbagai daerah di Indonesia.
Abdul Rahman menuturkan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai sarana pembinaan karakter dan kepemimpinan.
“Pembinaan ini bertujuan untuk membangun solidaritas, menempa kepemimpinan, serta memperkuat spiritualitas seluruh pimpinan UPT agar semakin siap memimpin di satuan masing-masing,” ujarnya.
Selain sebagai ajang pembinaan, Rapat Kerja Basarnas juga menjadi momentum evaluasi kinerja serta penyusunan perencanaan strategis tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kemampuan, profesionalisme, dan kesiapsiagaan tim SAR di seluruh Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Basarnas semakin tangguh, solid, dan terdepan dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana di berbagai wilayah tanah air.





