
KUTIPAN – Sore itu, langit mulai gelap ketika kabar rumah roboh menyebar cepat di Kampung Baru RT 001 RW 003 Jangkang Hijau, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Rumah milik Yanto Ridwan (65), yang sudah berdiri lebih dari 16 tahun, tiba-tiba ambruk.
Warga langsung berinisiatif menghubungi Polsek Dabo Singkep. Tak butuh waktu lama, petugas datang ke lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Dabo Singkep AKP Zainur menyatakan pihaknya langsung turun tangan.
“Begitu kami mendapat informasi dari warga, kami segera mengirim personel ke TKP untuk melakukan pengecekan dan membantu evakuasi jika diperlukan,” ujarnya.
Sesampainya di lokasi, polisi tak hanya berdiri mengamati. Mereka ikut serta membantu warga dan perangkat desa Batu Berdaun dalam proses penanganan. Gotong royong digelar. Kerusakan harus dicegah agar tak makin parah, dan tentu saja untuk memastikan tak ada korban jiwa.
Dari hasil pantauan dan keterangan saksi di tempat kejadian, rumah tersebut roboh diduga karena pondasinya kurang kokoh. Selama bertahun-tahun berdiri di atas batu karang tanpa penyanggah besi, tanah akhirnya tak mampu lagi menopang beban bangunan. Untung tak ada korban, meskipun kerugian materi ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kapolsek Dabo Singkep juga berpesan agar masyarakat lebih peka terhadap kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing.
“Kami mengajak warga untuk lebih waspada dan segera memberi tahu pihak berwenang jika ada tanda-tanda bangunan yang berpotensi roboh,” katanya.
Insiden ini jadi pengingat bahwa ketahanan bangunan itu penting, apalagi di wilayah padat seperti Dabo Singkep. Jika ada keadaan darurat, warga bisa langsung menghubungi layanan polisi di nomor 110, aktif selama 24 jam.