
KUTIPAN – Ketua TP PKK Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar kembali mengingatkan para remaja khususnya pelajar buat lebih peka sama isu bullying dan pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Pesan ini ia sampaikan langsung dalam kegiatan penguatan kebangsaan di SMA Negeri 1 Teluk Bintan, Selasa (9/12/2025).
Dengan gaya penuh kehangatan, Dewi ngasih tiga pesan inti yang menurutnya wajib banget ditanamkan generasi muda Kepri di era digital yang serba cepat kayak sekarang.
“Ada pesan penting yang harus diperhatikan generasi muda Kepri saat ini. Pertama, Stop Bullying. Kedua, bijaklah bermedia sosial dan ketiga, tanamkanlah nilai-nilai Pancasila dalam diri sendiri.” katanya.
Kalimat itu bukan sekadar imbauan, tapi refleksi dari kondisi media sosial yang makin liar. Banyak persoalan remaja sekarang justru berawal dari ketidaksiapan mereka menghadapi dunia digital.
Dewi juga menegaskan, “Untuk itu, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dalam menciptakan generasi muda yang kuat, beretika dan memiliki karakter Pancasila,” ujarnya.
Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari Program Kesbangpol Masuk Sekolah Seri 12 Tahun 2025, dengan tema “Stop Bullying, Bijak Bermedia Sosial” — fokus mencetak generasi muda berkarakter Pancasila dan melek digital.
Menurut Dewi, hadirnya program seperti ini di sekolah bukan cuma seremoni untuk foto-foto atau sekadar formalitas. Ada makna yang lebih dalam dan tujuan yang lebih jelas.
Ia menekankan lagi, “Hadirnya kegiatan ini di sekolah tak hanya seremonial saja, namun lebih upaya nyata untuk mengedukasi dan mensosialisasikan kepada siswa langsung terkait fenomena bullying dan juga penggunaan media sosial di kalangan generasi muda agar lebih bijak dan bermanfaat.”
Dengan kegiatan seperti ini, pemerintah ingin memastikan bahwa sekolah benar-benar jadi ruang aman, bebas bullying, sekaligus tempat yang membantu generasi muda membangun karakter dan mental yang kuat.





