Benarkah Halloween Dilarang Bagi Muslim

  • Bagikan
hukum merayakan halloween dilarang bagi muslim

Merayakan Halloween Dilarang Bagi Umat Muslim- Hukum Merayakan Halloween Dari Sudut Pandang Muslim, Hkum Halloween dalam pandangan Islam akan merubah pandangan umat Islam dikala akan merayakan Halloween.

Halloween dirayakan tiap tanggal 31 Oktober, demikian pada 31 Oktober 2021 ini.

Di beragam negara dilakukan beragam acara yang melibatkan buah hati-buah hati dan orang dewasa.

Bagaimana dengan umat Islam? Apakah umat Islam boleh merayakan Halloween? Ada sebagian kaidah yang bisa menerangkan Undang-undang Halloween dalam pandangan Islam.

Halloween Dilarang Karena Mencontoh Kultur Umat Lain

Serta merayakan hari raya sekelompok umat, sama dengan mencontoh adat istiadat mereka. Itu juga pada dikala merayakan Halloween, sama saja dengan mencontoh adat istiadat mereka.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita untuk mencontoh adat istiadat orang jelek, termasuk orang kafir. Beliau bersabda,

من تشبه بقوم فهو منهم

“Siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.” (Hadis shahih riwayat Abu Daud)

Di dalam keterangan lain bahkan diceritakan, Abdullah bin Amr bin Ash mengatakan,

من بنى بأرض المشركين وصنع نيروزهم ومهرجاناتهم وتشبه بهم حتى يموت خسر في يوم القيامة

“Siapa yang tinggal di negeri kafir, ikut merayakan Nairuz dan Mihrajan (hari raya orang majusi), dan meniru kebiasaan mereka, sampai mati maka dia menjadi orang yang rugi pada hari kiamat.”

Halloween Dilarang Karena Dianggap Menduakan Allah

Meniru perayaan umat lain, termasuk Halloween dilarang oleh agama Islam. Walaupun disebut sebagai format loyalitas dan menunjukkan rasa cinta terhadap sahabat atau kerabat.

Allah sudah menerangkan di dalam Al-quran berhubungan larangan untuk mewujudkan perayaan umat lain sebagai format loyalitas yang nantinya dikhawatirkan akan menduakan Allah.

يا أيها الذين آمنوا لا تتخذوا عدوي وعدوكم أولياء تلقون إليهم بالمودة وقد كفروا بما جاءكم من الحق … …

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (rahasia), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu..” (QS. Al-Mumtahanan: 1)

Umat Islam semestinya menyadari bahwa di dalam perayaan Halloween ada banyak sekali hal-hal yang terkait dengan setan, orang-orang yang telah meninggal dan pemujaannya.

Benarkah Merayakan Halloween Dilarang Dalam Islam

Penerapan kostum, gambar, dan aksesoris di dalam beragam hal di dalam perayaan Halloween sudah menunjukkan bahwa ada faktor kaitan dengan orang kafir yang tak ada di dalam Islam.

Perayaan Halloween tak dikoreksi di dalam Islam, sebab bukan format hari raya yang sudah disediakan oleh Allah

Dikala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang di kota Madinah, penduduk kota hal yang demikian merayakan dua hari raya, Nairuz dan Mihrajan.

قدمت عليكم ولكم يومان تلعبون فيهما إن الله عز و جل أبدلكم بهما خيرا منهما يوم الفطر ويوم النحر

“Saya mendatangi kalian dan kalian memiliki dua hari raya, yang kalian jadikan sebagai waktu untuk bermain. Padahal Allah telah menggantikan dua hari raya terbaik untuk kalian; idul fitri dan idul adha.” (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i).

Perayaan Nairuz dan Mihrajan yang dirayakan penduduk madinah, isinya cuma bermain-main dan makan-makan.

Sama sekali tak ada faktor ritual sebagaimana yang dilaksanakan orang majusi, sumber absah dua perayaan ini.

Baca lainnya: Tips Sebelum Membeli Mobil Bekas

Akan melainkan, kedua perayaan hal yang demikian dilarang oleh Nabi Muhamamd SAW. Lalu Allah menggantinya dengan dua hari raya terbaik, adalah Idul Fitri dan Idul Adha.

Bersenang-bahagia dengan perayaan yang dilaksanakan oleh orang kafir konsisten terlarang, meski bukan termasuk ritual keagamaannya. Ini berlaku untuk perayaan Halloween.

Bisa disimpulkan bahwa merayakan Halloween dilarang dan tak dibolehkan berdasarkan ajaran agama Islam. Umat Islam hendaknya tak ikut serta serta merayakan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *