KUTIPAN – Kantor SAR Natuna berhasil menemukan korban tenggelam atas nama Muhammad Okta Ferdinan (8) di perairan Pantai Piwang, Kabupaten Natuna, Kamis (14/5/2026) pukul 14.41 WIB.
Korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif selama kurang lebih satu jam sejak laporan kejadian diterima.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 13.50 WIB dari warga yang sedang berolahraga di sekitar Pantai Piwang.
Dalam laporan tersebut disebutkan terdapat enam anak yang mengalami insiden tenggelam saat berada di kawasan pantai.
“Begitu menerima laporan, tim rescue Kantor SAR Natuna langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berada sekitar 2,68 nautical mile dari Kantor SAR Natuna dengan heading 68,28 derajat,” ujar Abdul Rahman.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta sepanjang bibir pantai hingga korban akhirnya ditemukan.
Dari enam anak yang menjadi korban dalam insiden tersebut, tiga anak atas nama Ando, Fathir, dan Zafarian berhasil selamat setelah dievakuasi warga setempat.
Sementara satu korban lainnya, Radit, ditemukan dalam kondisi lemah namun berhasil diselamatkan.
Sedangkan dua korban lainnya, yakni Rayyan dan Muhammad Okta Ferdinan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Kantor SAR Natuna, Lanal Ranai, BPBD Kabupaten Natuna, TNI-Polri, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung seperti LCR, perlengkapan selam, dan alat keselamatan lainnya guna mempercepat proses pencarian korban.
Abdul Rahman mengapresiasi respons cepat seluruh unsur gabungan dan partisipasi masyarakat yang turut membantu proses pencarian.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak, baik di laut maupun di tempat wisata. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Pihak SAR juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan pantai maupun perairan untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.
Laporan: Afrizal Editor: Fikri




