
KUTIPAN – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat dan bencana yang kian kompleks.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggelar latihan Confined Space Rescue (CSR), sebuah teknik pertolongan khusus untuk mengevakuasi korban yang terjebak di ruang sempit dan terbatas. Rabu, (28/01).
Latihan tersebut difokuskan pada penanganan evakuasi korban di area berisiko tinggi seperti pipa, sumur, tangki, hingga bunker, yang membutuhkan keahlian, peralatan khusus, serta koordinasi tim yang solid.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa latihan rutin ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus kesiapan operasional tim SAR Natuna dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Latihan Confined Space Rescue sangat krusial karena jenis kejadian seperti ini memiliki risiko tinggi. Melalui latihan ini, kami memastikan seluruh personel memiliki kemampuan dan kesiapan yang optimal saat menghadapi situasi darurat sebenarnya,” ujar Abdul Rahman.
Latihan yang dilaksanakan di Kantor SAR Natuna ini melibatkan sejumlah personel rescue. Dalam simulasi tersebut, tim SAR Natuna mempraktikkan berbagai teknik evakuasi korban di ruang sempit, mulai dari penggunaan peralatan khusus hingga penerapan strategi penyelamatan yang aman dan efektif.
Personel juga dilatih menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) guna mendukung keselamatan saat berada di lingkungan minim oksigen atau berbahaya.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama tim dan koordinasi antar personel. Menurut Abdul Rahman, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama keberhasilan operasi penyelamatan di lapangan.
“Kami ingin memastikan setiap personel mampu bekerja secara terkoordinasi, cepat, dan tepat, sehingga proses evakuasi dapat berjalan efektif dan efisien,” tambahnya.
Melalui kegiatan latihan berkelanjutan ini, Kantor SAR Natuna menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan bencana, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.





