
KUTIPAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Dabo Singkep bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau menggelar razia kamar hunian serta tes urine terhadap warga binaan, Rabu malam (04/02/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memastikan Lapas tetap bersih dari peredaran narkoba dan barang terlarang.
Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Ahmad Sihabudin. Kegiatan juga melibatkan jajaran Kanwil Ditjenpas Kepri bersama petugas Lapas Dabo Singkep.
Dalam pelaksanaannya, razia dilakukan secara menyeluruh namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Petugas memastikan kegiatan berjalan profesional dengan tetap menghormati hak-hak warga binaan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan barang terlarang,” kata Ahmad.
Selain pemeriksaan kamar hunian, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap sejumlah warga binaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam lapas.
Ahmad Sihabudin menekankan pentingnya sinergi dan ketelitian dalam setiap tahapan kegiatan. Menurutnya, profesionalitas petugas menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan efektif sesuai ketentuan.
“Razia dilakukan secara menyeluruh dan humanis, dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas dan penghormatan terhadap hak warga binaan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan semakin meningkat. Selain itu, Lapas Dabo Singkep diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta bebas dari narkoba.
Upaya pengawasan rutin ini sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif agar potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diminimalisir sejak dini.





