
KUTIPAN – Ada momen-momen tertentu ketika sebuah pertemuan tidak perlu banyak spanduk, baliho, atau tepuk tangan. Cukup kursi, secangkir minuman, dan rasa bangga yang tidak perlu diumumkan keras-keras. Jumat (2/1/2026), suasana semacam itu terasa di Gedung Daerah Daik Lingga.
Pemerintah Kabupaten Lingga menerima kunjungan silaturahmi seorang putra daerah yang sedang menapaki jalannya sendiri, pelan tapi pasti, di tingkat nasional. Namanya Daffa Alfaris Maramis. Lahir di Dabo Singkep, kini menimba pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.
Daffa bukan datang dengan tangan kosong. Ia membawa kabar baik, Lulusan Terbaik I Pendidikan Dasar Kepemimpinan (PDK) Tahun 2024. Sebuah predikat yang tidak datang dari keberuntungan, tapi dari disiplin yang panjang dan latihan yang tidak sebentar.
Kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar serta Wakil Bupati Lingga Novrizal. Daffa hadir didampingi kedua orang tuanya, IPDA Alexander Maramis dan Ibu Marlia Dwisa Frianty.

Bagi Pemerintah Kabupaten Lingga, pertemuan ini bukan sekadar seremonial. Ada harapan yang ikut duduk di ruangan itu, harapan bahwa anak-anak daerah tidak hanya pandai pergi, tapi juga mampu pulang membawa cerita baik.
“Kami merasa bangga dan bersyukur. Prestasi ini bukan hanya milik keluarga, tapi juga milik Kabupaten Lingga,” ujar Nizar.
Menurut Nizar, capaian Daffa menjadi pengingat bahwa anak-anak dari daerah kepulauan pun memiliki peluang yang sama untuk bersaing di tingkat nasional, selama diberi ruang dan keberanian untuk bermimpi.
“Semoga apa yang diraih ananda Daffa bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda Lingga lainnya, bahwa asal-usul tidak membatasi cita-cita,” katanya.
Daffa sendiri saat ini tercatat sebagai siswa SMA Taruna Nusantara Angkatan XXXV dan duduk di kelas XI. Jalannya masih panjang. Tapi seperti banyak cerita baik lainnya, perjalanan besar sering kali dimulai dari tempat yang sederhana dan dari keyakinan bahwa pulang tidak selalu berarti berhenti.





