
KUTIPAN – Pemerintah Kabupaten Lingga telah mengeluarkan ketentuan baru mengenai jam kerja untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN selama bulan Ramadan 1446 Hijriah. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 058/TAHUN 2025 yang resmi diterbitkan pada 25 Februari 2025.
Penyesuaian jam kerja ini sesuai dengan Peraturan Bupati Lingga Nomor 19 Tahun 2024 Pasal 7 Ayat 16, dan dirancang untuk meningkatkan efektivitas kerja para pegawai selama bulan suci.
Jam Kerja Selama Ramadan:
-
Unit Kerja dengan Lima Hari Kerja:
- Senin hingga Kamis: 08.00 – 15.00 WIB (Istirahat 12.00 – 12.30 WIB)
- Jumat: 08.00 – 15.30 WIB (Istirahat Salat Jumat: 11.30 – 12.30 WIB)
-
Unit Kerja dengan Enam Hari Kerja (Tanpa Shift):
- Senin hingga Kamis: 08.00 – 14.00 WIB (Istirahat 12.00 – 12.30 WIB)
- Jumat: 08.00 – 14.00 WIB (Istirahat Salat Jumat: 11.30 – 12.30 WIB)
- Sabtu: 08.00 – 13.30 WIB
Selain itu, untuk memberikan kenyamanan bagi pegawai dalam menjalankan ibadah, Pemkab Lingga juga meniadakan kegiatan Apel Pagi dan Apel Sore selama bulan Ramadan.
Ketentuan Pakaian Selama Ramadan:
- Senin hingga Kamis & Sabtu: Pegawai Muslim diwajibkan mengenakan pakaian muslim, sementara pegawai Non-Muslim disarankan menyesuaikan dengan aturan.
- Jumat: Semua pegawai, baik Muslim maupun Non-Muslim, diwajibkan mengenakan Baju Kurung Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah.
Surat edaran ini mulai berlaku pada 1 Ramadan dan akan berakhir setelah cuti bersama Idul Fitri 1446 H. Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia, yang menandatangani surat edaran ini atas nama Bupati Lingga, berharap kebijakan ini dapat menciptakan keseimbangan antara produktivitas kerja dan ibadah selama Ramadan.
Dengan aturan ini, Pemkab Lingga berharap pelayanan publik tetap berjalan lancar dan seluruh pegawai dapat menjalani bulan suci dengan lebih khusyuk dan produktif.